RSS

Urban Development & Green City

Telaga warna, dataran tinggi Dieng Wonosobo

Saat ini dunia sedang dihadapkan pada permasalahan degradasi kondisi lingkungan. Pencemaran air, udara dan tanah tidak terelakkan lagi seiring perkembangan pembangunan di seluruh dunia terutama di perkotaan. Urbanisasi hal yang terjadi di sebagian besar kota-kota di dunia. Penyebabnya antara lain tidak seimbangnya pembangunan antara desa dan kota. Daya dukung kota-kota semakin lemah dalam memfasilitasi kebutuhan warga kota. Polusi udara dan pencemaran air serta tanah, pemenuhan kebutuhan warga untuk bisa hidup sehat, nyaman dan sejahtera, menjadi persoalan yang perlu dicari solusinya oleh semua pihak.

Pemerintah selaku pemegang peran utama pembangunan, pihak swasta, LSM dan seluruh lapisan masyarakat dituntut untuk mempunyai peranan dalam pencarian solusi ini. Pembangunan yang berjalan tidak semata-semata bertujuan untuk mencapai kesejahteraan tetapi juga harus memenuhi hak hidup sehat dan nyaman bagi semua warga kota tidak terkecuali. Pembangunan perlu ada kontrol dan dikontrol oleh masyarakat agar sesuai dengan garis yang diharapkan. Untuk itu Urban Developement Control perlu menjadi wacana yang terus dilakukan dan didengungkan sepanjang tetap adanya pembangunan. Artinya sepanjang kehidupan manusia berlangsung. Seiring jalannya pembangunan, dalam upaya memberikan kenyaman dan lingkungan sehat bagi warga kota, Konsep Green City dapat menjadi salah satu solusi bagi pelaku pembangunan.

 

5 responses to “Urban Development & Green City

  1. Dedi E Kusmayadi

    3 Juli 2010 at 22:20

    konsep Green City 80 % untuk aspek perkotaan dan 20 % untuk penghijauan bagi kota-kota Besar agak sukar dikembangkan karena tergeser oleh perkembangan pemukiman, penetrasi kegiatan perdagangan.

     
  2. Dedi E Kusmayadi

    3 Juli 2010 at 22:20

    contohnya Kota Bandung (Bandung Haritage by Haryanto Kunto) kota merupakan kota pertama di Indonesia yang menerapkan Konsep Garden city (Ebener Howard Konseptual) tapi sekarang drastis sekali telah berubah fungsi sesuai dengan perkembangan era dan zaman

     
  3. fadrinm

    26 Juli 2011 at 22:20

    untuk konsep green city mungkin lebih cocok pada beberapa kawasan pusat kota baru yang belum mengalami pembangunan yang luar biasa, khususnya di wilayah-wilayah pemekaran.
    mungkin konsep harmony city merupakan konsep lain yang menggabungkan konsep green city dan modern city, jadi suatu kota disamping nyaman buat lingkungan juga harus nyaman dan bisa memfasilitasi kegiatan sosial ekonomi masyarakat

     
  4. hijau indah

    11 April 2014 at 22:20

    info nya menari izin copas yah untk tugas, makasih

     
    • Korlena

      14 April 2014 at 22:20

      Iya silahkan.

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s