RSS

Pulau Madura: Kota Bangkalan

Pulau Madura: Kota Bangkalan

Menginjakkan kaki di Pulau Madura untuk pertama kali adalah mewujudkan keinginan yang sudah lama terpendam. Sedari kecil mengenal Pulau Madura hanya dari buku di bangku sekolah dan tayangan televisi. Pulau garam, karapan sapi, sate madura, baju kaos belang merah putih, logat khas penduduknya di kala berbicara dan batik tulis dengan warna yang berani adalah simbol-simbol Madura yang ku kenal selama ini.

Pada kesempatan pertama berkunjung di pulau ini karena terbatasnya waktu hanya bisa mengunjungi kota Bangkalan, kota kecil di Pulau Madura yang dekat dengan Jembatan Suramadu. Hanya sekitar 20 menit dari Suramadu sudah sampai di Bangkalan.

Kota Bangkalan tidak terlalu besar namun termasuk kota tua. Terdapat beberapa jembatan dan beberapa bangunan tua dengan arsitektur masa kolonial. Pada pusat kota terdapat Masjid Besar yang berdekatan dengan alun-alun kota Bangkalan yang berupa lapangan luas yang digunakan sebagai ruang terbuka publik. Terdapat juga pasar yang masih berdenyut hingga malam hari dengan komoditas sayur mayur, buah-buahan, ikan dan unggas dan makanan tradisional. Kawasan komersial berupa ruko dan restoran ada di sepanjang jalan utama kota.

Pada malam hari disekeliling alun-alun kota menjadi pusat kuliner. Tidak mudah mencari kuliner sate Madura karena lebih banyak yang menjual soto Madura dan setelah berputar-putar di pusat kota, sate Madura ku temukan di pusat kuliner ini. Kota ini dikenal juga akan keindahan batiknya dan yang paling terkenal didatangkan dari daerah Tanjungbumi yaitu Batik Tanjungbumi. Motif bunga dan hewan dipadu dengan komposisi kaya warna yang cantik dan menarik.

Tidak butuh waktu lama untuk berkeliling kota sehingga terasa sekali kota Bangkalan adalah kota kecil. Tampak kota tua ini sedang membenahi diri menyambut peningkatan jumlah kunjungan ke kotanya sebagai dampak positif berfungsinya jembatan Suramadu. Sepanjang jalan utama menuju dan di kota Bangkalan berkembang toko-toko cinderamata dan rumah makan dengan kuliner  khas Madura dan seafood. Jalan-jalan dalam kondisi baik dan bangunan-bangunan di sisi kanan kirinya tertata cukup baik. Pedagang kaki lima diberi ruang di salah satu sisi alun-alun.

Yogyakarta, 24 Oktober 2012

???????????????????????????????

Jembatan Suramadu menuju Bangkalan

???????????????????????????????

Papan penunjuk menuju Bangkalan

DSC03101

Jembatan tua di Bangkalan

???????????????????????????????

Alun-alun kota berpagar besi. Tampak anak-anak bermain bola di lapangan rumput alun-alun.

???????????????????????????????

Masjid Agung Bangkalan di kala senja

???????????????????????????????

Bagian dalam masjid Agung Bangkalan dengan pilar-pilar kayu jati

???????????????????????????????

Pasar tumpah di malam hari

???????????????????????????????

Batik Madura dipajang di toko batik Bangkalan

???????????????????????????????

Menghabiskan waktu senja di jembatan tua

???????????????????????????????

Pedagang kaki lima diberi ruang di samping alun-alun kota

???????????????????????????????

Warung sate Madura

???????????????????????????????

Seporsi sate Madura

DSC03110

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: