RSS

Thailand: Bag. 2 – Grand Palace Jejak Kejayaan Kerajaan Siam Hingga Kini

Berkunjung ke kompleks istana kerajaan Siam, Grand Palace, yang megah ini merupakan kunjungan yang memberi banyak pelajaran dan pemahaman betapa pentingnya menjaga warisan leluhur dan jejak sejarah bangsa.

17 November 2012, menjadi hari pertama kalinya kaki ku menapak di kompleks kerajaan Siam ini. Thailand atau disebut juga Siam merupakan negara yang terkenal dengan wisata kebudayaan dan wisata di tepian sungai. Grand Palace menjadi salah satu tujuan wisata di tepian sungai Chao Phraya. Sungai ini merupakan sungai terpanjang dan terpenting di Thailand. Panjangnya 372 kilometer mengalir dari utara Thailand menuju ke Teluk Thailand (Teluk Siam) di selatan. Grand Palace sendiri berada di tepian sungai Chao Phraya yang bisa dijangkau melalui transportasi darat dan sungai. Melalui transportasi sungai memberi nuansa tersendiri karena selama perjalanan menyusuri sungai menuju Grand Palace dapat juga melihat kegiatan dan bangunan-bangunan menarik yang berada ditepi kanan kiri sungai.

Kawasan Grand Palace memiliki luas 218.400 meter persegi dan dikelilingi tembok tinggi sepanjang 1.900 meter yang dibangun tahun 1782. Kawasan ini berfungsi sebagai kantor pemerintahan, tempat tinggal kerajaan dan tempat peribadatannya yang disebut Chapel Royal of the Emerald Buddha.

Sejarah berdirinya Grand Palace dapat saya sampaikan berdasarkan sumber dari wikipedia.org (19 Oktober 2015).

Raja Buddha Yodfa Chulaloke (Rama I) memutuskan untuk memindahkan ibu kota Siam dari Thonburi di bagian barat Bangkok ke tepi Timur Sungai Chao Phraya. Rama I menghendaki sebuah istana yang agung dan megah sebagai kediaman raja sekaligus pusat pemerintahan. Akan tetapi kawasan yang dipilih raja saat itu dihuni oleh pedagang Cina, maka sang raja segera memerintahkan pengosongan lahan dan memindahkan para pedagang China ke daerah Yaowarat.

Pembangunan menara kencana (menara emas) dimulai pada 6 Mei 1782. Semula istana hanya terdiri dari beberapa bangunan kayu yang dilindung pagar benteng tinggi pada keempat sisinya dengan panjang 1.500 meter dangan kawasan tertutup seluas 218.400 meter persegi. Segera raja memerintahkan pembangunan Kuil Buddha Zamrud (Wat Phra Kaew) sebagai kuil pribadi keluarga raja sekaligus kuil kerajaan. Setelah istana rampung, sang raja menggelar upacara penobatan pada 1785.

Rancang bangun Istana Raja dengan cermat mengikuti pola istana di Ayutthaya. Denah kompleks istana berbentuk persegi panjang dengan sisi barat menghadap sungai, sedangkan kuil kerajaan terletak di sisi timur. Semua bangunan menghadap ke utara. Istana ini sendiri terbagi atas tiga bagian: kawasan luar, kawasan tengah, dan kawasan dalam.

Istana ini dijadikan pusat pemerintahan Rattanakosin dan istana kerajaan sejak awal era wangsa Chakri hingga pemerintahan Raja Chulalongkorn (Rama V) yang lebih memilih untuk tinggal di istana Dusit, akan tetapi tetap menjadikan Istana Raja sebagai istana utama dan pusat pemerintahan. Kebiasaan ini diikuti oleh putra-putranya (Rama Vi dan Rama VII),  yang lebih memilih tinggal di istana mereka sendiri. Raja Ananda Mahidol (Rama VIII) pindah ke istana ini sepenuhnya sekembalinya dari luar negeri pada tahun 1945. Akan tetapi sejak kematiannya yang misterius di salah satu bangunan di istana ini, penerusnya sekaligus adiknya, Raja Bhumibol Adulyadej (Rama IX), memutuskan untuk pindah ke Istana Chitralada.

Sampai kini Grand Palace tidak lagi dihuni oleh raja, namun tiap tahun istana ini masih digunakan sebagai tempat menggelar upacara dan ritual kerajaan. Upacara yang digelar di istana ini antara lain; penobatan, pemakaman, pernikahan, dan jamuan kerajaan. Di dalam kompleks istana ini juga terdapat kantor pemerintahan, seperti Kantor Sekretaris Pribadi Raja dan Institut Kerajaan Thailand.

Grand Palace dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 8.30 am hingga 3.30 pm dan setiap pengunjung dikenakan tiket 400 Bath.

Palembang, 19 Oktober 2015

????????????????????????????????????

Grand Palace

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

Ramainya pengunjung dari berbagai negara

????????????????????????????????????

Antri membeli tiket masuk

????????????????????????????????????

Tiket masuk per orang 400 Bath

????????????????????????????????????

Penunjuk arah lokasi bangunan di dalam Grand Palace

????????????????????????????????????

Petugas menjaga masuk Grand Palace

????????????????????????????????????

Bangunan dengan arsitektur menarik di dalam Grand Palace

????????????????????????????????????

Megahnya setiap bangunan yang memukau mata

????????????????????????????????????

Detail patung di Grand Palace

????????????????????????????????????

Bangunan ini terlihat besar, tinggi dan megah

DSC_0569

????????????????????????????????????

Bangunan dengan arsitektur gaya kolonial

????????????????????????????????????

Arsitektur yang indah menjadi ciri khas bangunan megah ini

DSC_0630

Bangunan dengan arsitektur gaya kolonial

????????????????????????????????????

Pengunjung menikmati keindahan setiap bangunan di Grand Palace

????????????????????????????????????

Bangunan yang cantik dan indah

????????????????????????????????????

Bangunan ini melambangkan masa kolonial sewaktu dibangun

????????????????????????????????????

Bangunan Museum Textiles Ratu Sirikit

????????????????????????????????????

Museum textiles Ratu Sirikit. memajang busana tradisional Ratu Sirikit

????????????????????????????????????

Salah satu sudut dari Grand Palace

????????????????????????????????????

Pintu gerbang masuk kompleks Grand Palace

????????????????????????????????????

Menuju Grand Palace dapat juga menggunakan Tuk Tuk

????????????????????????????????????

Tembok tinggi mengelilingi kawasan Grand Palace

????????????????????????????????????

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: