RSS

Lombok: Bag.2 – Desa Sasak

Bila mengikuti perjalanan darat dari arah Bandara International Lombok menuju Pantai Kuta, akan melintasi terlebih dahulu Desa Sasak sebelum Desa Sade. Desa Sasak mirip dengan Desa Sade namun luas dan jumlah rumah penduduknya lebih sedikit. Bangunan rumah dan lumbung padi serupa dengan di Desa Sade. Hanya terasa ada yang berbeda. Desa Sasak lebih sepi dan tidak semeriah Desa Sade dalam menyambut wisatawan yang datang. Kehidupan di Desa Sasak terasa lebih alami. Penduduknya pun beraktifitas seperti biasa. Tidak banyak rumah penduduk yang menjual kain tenun di muka rumahnya. Rumah-rumah juga berjajar dalam jarak yang lebih longgar dibandingkan Desa Sade.

Sebagai desa wisata, Desa Sasak juga menyiapkan beberapa anak muda sebagai pemandu wisata. Wisatawan juga diharapkan donasinya dan telah disediakan kotak uang di pintu masuk ke desa. Tidak perlu jauh, lumbung padi yang menjadi ciri khas Lombok sudah ada di depan pintu masuk desa. Kandang ternak sapi disebelah lumbung. Berdiri di lokasi ini, pemandu wisata leluasa menjelaskan kepada wisatawan tentang kehidupan Desa Sasak termasuk menjelaskan bagaimana proses kotoran sapi digunakan untuk mengeraskan lantai rumah yang dibuat dari tanah.

Rumah-rumah penduduk tampak lebih alami. Atap ilalang kering dengan dinding bambu dan berlantai tanah. Ibu-ibu beraktifitas di depan rumah ditengah suhu udara yang panas dan gerah. Tampak juga seorang ibu menenun kain dan beberapa orang lainnya tidur siang di bale-bale depan rumah. Terasa kehidupan Desa Sasak lebih alami untuk dikunjungi dibandingkan Desa Sade.

Palembang, 6 Desember 2013

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: